Untuk Ibuku Tercinta

Siang itu terasa panas, kecapaian dan kepenatan yang kau rasakan tak pernah kau utarakan hanya kau pendam dalam hati. Waktu terus berjalan dan tak terasa usiamu pun bertambah  Ibu….betapa aku sungguh berterima kasih kepadamu, dari kecil sampai aku dewasa selalu merepotkanmu. Betapa aku sangat ingin membahagiakan hidupmu,  diusiamu yang kian lanjut. Ibu sungguh pengorbananmu pada anak-anakmu luar biasa, aku saja sempat berfikir akankah aku bisa menjadi seperti kamu, untuk anak-anakku kelak.

Dalam setiap doa yang kau panjatkan kau selalu mendoakan kami menjadi orang yang berhasil, tanpa minta balasan apapun dari kami putra-putrimu.

Ibu, aku tahu sekarang kau tak lagi segar seperti waktu kau muda, tapi semangatmu rasanya tak seperti melebihi ketegaran dimasa mudamu, dengan semangat kau masih mau mengurusi segala keperluan keluarga.

Ibu aku sangat menyayangimu melebihi apapun yang ada di dunia ini, bahkan cinta untuk siapapun tak ada yang bisa menandingi cintaku padamu, itu adalah timbal balik dari cinta yang kau berikan kepada kami putra-putrimu, bukankan pepatah cinta ibu sepanjang jalan.

Ibu aku doakan semoga keadaanmu semakin baik….cepat sembuh ya…aku selalu berdoa untukmu.

Terimaksih ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s